1 Nama diprediksikan maju 1 putara, Hasil Survei Capres 2024 Usai Debat Terakhir, Disorot Media Asing

0
227
Ada satu nama yang diprediksi bisa menang satu putaran Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Jelang Pilpres 2024, media asing dari Inggris, The Economist, mengabarkan update terbaru hasil survei setelah debat terakhir capres yang digelar Minggu (4/2/2024).
The Economist dalam unggahan terkini, Senin (5/2/2024) pagi merilis persentase raihan jejak pendapat terbaru dari ketiga calon presiden (Capres) peserta Pemilu 2024 atau Pilpres 2024.
Catatan persentase dengan raihan suara terbanyak mencantumkan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Kemudian disusul Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.
Tertulis dalam hasil survei, Prabowo unggul jauh dari kedua kontestan lainnya.
Bahkan melebihi batas persentase putaran pertama Pilpres.
Baca juga: 7 Hasil Survei Capres 2024 Terbaru, Elektabilitas Prabowo-Gibran Teratas, Ganjar-Anies Saling Salip
Berikut datanya:
Prabowo memperoleh angka persentase 53 persen berdasarkan rata-rata jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh The Economist.
Data tersebut terakhir diperbarui pada 5 Februari 2024.
Sementara Anies Baswedan berada di urutan kedua dengan 20 persen.
Jumlah tersebut selisih 1 persen dengan Ganjar Pranowo yang meraih 19 persen jajak pendapat.
Dari data tersebut di atas, maka sedikitnya capres yang melebihi persentase angka 50 bisa memenangi Pilpres dalam satu putaran.
Capres 01, Anies Baswedan = 20 persen
Capres 02, Praboowo Subianto = 53 persen
Capres 03, Ganjar Pranowo = 19 persen
Syarat capres-cawapres dapat memenangi satu putaran tercantum pada UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.
Pasal 416 ayat 1 menyebut pasangan capres-cawapres dinyatakan menang satu putaran jika memenuhi setidaknya dua persyaratan:
“Pasangan Calon terpilih adalah Pasangan Calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen (lima puluh persen) dari jumlah suara dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dengan sedikitnya 20 persen (dua puluh persen) suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari 1/2 (setengah) jumlah provinsi di Indonesia.”
Artinya, capres-cawapres yang menang lebih dari 50 persen suara tidak serta merta dianggap sebagai pemenang.
Ada syarat lain yaitu setidaknya memperoleh suara minimal 20 persen di 20 provinsi (dengan jumlah provinsi 38).
Hasil survei setelah debat terakhir capres versi The Economist.
Daftar 10 Hasil Survei Sebelum Debat Capres Terkhir
Berikut ini hasil survei yang menunjukkan elektabilitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2024, sebelum Debat Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 terakhir.
LSI Denny JA
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei pada 16-26 Januari 2024.
Jumlah sampel sebesar 1.200 responden, diperoleh melalui teknik pengumpulan data wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Survei ini memiliki margin of error +/- 2,9 persen.
Peneliti Senior LSI Denny JA, Adjie Al Faraby, mengatakan basis populasi pemilih di Indonesia didominasi wong cilik dengan angka 48,3 persen.
Wong cilik itu merupakan mereka mereka dengan pendapatan rumah tangga di bawah Rp2 juta per bulan.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 52,0 persen.
Ganjar-Mahfud 20,8 persen
Anies-Muhaimin 18 persen
Belum menentukan pilihan di segmen wong cilik ada 8 persen
Baca juga: Daftar Sosok yang Dekat dengan Jokowi Mundur dari Jabatan Demi Dukung Ganjar-Mahfud, Terbaru Ahok
SPIN
Lembaga survei SPIN digelar pada 8 hingga 14 Januari 2024 dengan melibatkan 2.178 responden.
Para responden dalam survei SPIN ini dipilih dengan metode multistage random sampling di 38 provinsi Indonesia.
Survei dilakukan dengan direct interview menggunakan bantuan kuesioner dan margin of error survei +/- 2,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 50,9 persen
Ganjar-Mahfud 23,5 persen
Anies-Muhaimin 18,7 persen
Tidak tahu atau tidak menjawab 6,9 persen
Sementara itu berikut hasil survei lainnya yang menunjukkan elektabilitas terbaru capres-cawapres 2024:
Foto: Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo. (KOMPAS) © Disediakan oleh TribunJatim.com
Lembaga survei Skala Data Indonesia (SDI)
SDI merilis hasil survei nasional terkait elektabilitas pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden dan elektabilitas partai politik yang diselenggarakan di Jakarta Selatan.
Survei nasional ini dilakukan pada rentang waktu 13-21 Januari 2024 dan menggunakan metode tatap muka langsung.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 45,7 persen
Anies-Muhaimin 27,6 persen
Ganjar-Mahfud 16,9 persen
Tidak tahu/tidak menjawab (undecided voters) sebesar 9,8 persen
Lembaga Survei Indonesia (LSI)
LSI melakukan survei nasional dengan bertanya kepada para pemilih melalui telpon pasca-pelaksanaan debat ketiga pada 7 Januari lalu.
Survei dilakukan pada 10-11 Januari 2024, dikutip dari lsi.or.id.
Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional.
Sampel sebanyak 1206 responden dipilih secara acak melalui metode Double Sampling, yakni pengambilan sample secara acak dari kumpulan data hasil survei tatap muka yang dilakukan sebelumnya.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 47 persen
Anies-Muhaimin 23,2 persen
Ganjar-Mahfud 21,7 persen
Sekitar 8 persen belum menunjukkan pilihannya
Charta Politika
Survei dilakukan Charta Politika pada tanggal 4-11 Januari 2024, melalui wawancara tatap muka secara langsung (face to face interview).
Jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia.
Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2.82 persen), dikutip dari chartapolitika.com.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran (42,2 persen)
Ganjar-Mahfud (28,0 persen)
Anies-Muhaimin (26,7 persen)
Poltracking Indonesia
Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional dengan pengambilan data lapangan dilakukan pada awal tahun 2024, tepatnya pada tanggal 1 – 7 Januari 2024.
Dikutip dari poltracking.com, metode yang digunakan yakni dengan stratified multistage random sampling.
Sampel pada survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran (46,7 persen)
Anies-Muhaimin (26,9 persen)
Ganjar-Mahfud (20,6 persen)
Ipsos Public Affairs
Lembaga riset internasional Ipsos Public Affairs melakukan survei pada 27 Desember- 5 Januari di 34 Provinsi di Indonesia.
Survei dilakukan dengan tatap muka untuk memotret perkembangan dan dinamika elektoral menjelang pemilihan calon presiden dan wakil presiden.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 48,05 persen
Anies–Muhaimin 21,80 persen
Ganjar-Mahfud 18,35 persen,
Belum menentukan pilihan 11,80 persen
Median
Lembaga Survei Median merilis hasil survei terbaru soal elektabilitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Survei Median dilakukan pada 23 Desember 2023-1 Januari 2024.
Sebanyak 1.500 responden dari berbagai wilayah dilibatkan dalam survei ini.
Survei Median memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel esponden dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 43,1 persen
Anies-Muhaimin 26,8 persen
Ganjar-Mahfud 20,1 persen
Lembaga Survei Nasional (LSN)
Lembaga Survei Nasional (LSN) melakukan survei pada 28 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.
Survei LSN melibatkan 1.420 responden dari 38 provinsi, Pengumpulan data survei dilakukan dengan metode telepon.
Adapun margin of error survei +/- 2,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 49,5 persen
Anies-Muhaimin 24,3 persen
Ganjar-Mahfud 20,5 persen
Tidak tahu atau tidak menjawab 5,7 persen
Politika Research and Consulting (PRC)
Survei PRC ini digelar 20-27 Desember 2023 terhadap 1.200 responden, dan dirilis pada Jumat, 5 Januari 2024.
Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia (WNI) minimal berusia 17 tahun.
Survei dilakukan melalui teknik wawancara tatap muka dengan supervisi berlapis oleh supervisor pusat, koordinator area, koordinator lapangan, call check, dan tim cleaning.
Pemilihan sampel dilakukan dengan multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasilnya:
Prabowo-Gibran 42,4 persen.
Anies-Muhaimin 28 persen
Ganjar-Mahfud 21,8 persen
(Sumber: TribunNews.com/KPU)
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here