Bengkulu Kota , RPP- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan langkah strategis untuk memperkuat daya beli masyarakat melalui gerakan belanja lokal masif yang bertajuk “Belanjo Rame-Rame”.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ini dilaksanakan pada Rabu pagi dengan melibatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan pemerintah kota.
Rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan digelarnya Apel Gabungan. Dalam arahannya, Walikota Dedy menekankan bahwa birokrasi tidak hanya bertugas melayani secara administrasi, tetapi juga harus menjadi penggerak ekonomi.
Maka dari itu, ia mengajak jajarannya untuk turun langsung ke pasar sebagai bentuk keberpihakan dan janjinya kepada pedagang kecil dan UMKM.
Usai apel, ribuan pegawai Pemkot Bengkulu langsung bergerak memadati tiga pusat aktivitas ekonomi utama, yakni Pasar Minggu, Pusat Toko Modern (PTM) dan Mega Mall Bengkulu.
Suasana di PTM tampak riuh saat Walikota terlihat berinteraksi hangat dengan para pedagang. Tak sekadar meninjau, ia tampak memborong berbagai komoditas, mulai dari kebutuhan pokok hingga produk kerajinan tangan lokal.
“Aksi ini adalah pesan bagi kita semua bahwa ekonomi Kota Bengkulu harus berputar dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Dengan berbelanja di sini, kita membantu pedagang memperkuat ketahanan ekonomi keluarganya,” ujar Dedy.(5/2/2026)
Program ini dirancang untuk menciptakan efek domino bagi sektor perdagangan dan jasa.
Pemkot berharap melalui momentum ini, kesadaran masyarakat umum untuk kembali meramaikan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan lokal terus meningkat.
Para pedagang pun menyambut positif inisiatif ini. Mereka mengaku volume penjualan meningkat signifikan dalam satu hari tersebut.
Pemkot mengimbau agar semangat mencintai produk lokal ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, melainkan menjadi gaya hidup bagi seluruh warga Kota Bengkulu. (Adit)
















