Bengkulu Kota, RPP- Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi dan mengamankan sejumlah oknum yang terlibat dalam aktivitas geng motor di wilayah Kota Bengkulu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, mayoritas dari mereka yang terlibat masih berstatus sebagai pelajar.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Rahmad Hidayat menekankan bahwa penanganan fenomena ini tidak hanya bertumpu pada tindakan hukum, tetapi lebih mengutamakan langkah preventif dan kolaborasi lintas sektoral.
“Penting bagi kita untuk melakukan pencegahan sejak dini. Ini memerlukan kerja sama terpadu antara kepolisian, pemerintah daerah mulai dari tingkat Camat hingga Lurah, serta unsur pengamanan di tingkat desa/kelurahan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” ujarnya.(21/2/2026)
Selain penindakan, Kapolresta juga mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat mengenai bentrokan fisik. Ia menjelaskan bahwa sempat terjadi kesalahpahaman antar warga yang disalahartikan sebagai aksi geng motor.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian meminta peran aktif orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam malam.
Hal ini dianggap krusial untuk memastikan para remaja tidak terjerumus ke dalam kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bengkulu.
Upaya terpadu ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga Kota Bengkulu. (Adit)
















